|
Bangunan
bersejarah memang merupakan saksi bisu atas berbagai kejadian ataupun
fenomena yang terjadi pada saat itu. Namun bangunan tersebut tidaklah
benar-benar bisu, melainkan bangunan bersejarah tersebut dapat
berkomunikasi dengan kita. Banyak hal yang dapat kita terjemahkan dari
suatu bangunan bersejarah, yang dapat menambah wawasan pengetahuan
kita, sebagai generasi saat ini, penerus perjuangan bangsa. Pada
akhirnya bangunan bersejarah dalam jalinan ruang dan waktu yang
berbeda akan menghantarkan suatu bentuk komunikasi antar generasi yang
berbeda pula atas kejadian/fenomena yang telah terjadi. Itu akan
menjadi pijakan kita dalam melangkah ke depan, menyongsong pembangunan
yang berkelanjutan. Karena masa lalu, masa kini dan masa yang akan
datang merupakan satu jalinan yang berkesinambungan. Namun apa yang
terjadi saat ini adalah penghancuran besar-besaran terhadap bangunan
lama/kuno yang langka dan bersejarah. Lalu, dimana generasi penerus
bangsa ini akan berpijak dalam melangkahkan kaki perjuangannya?
Akankah harus terjebak dalam lubang yang sama seperti generasi
sebelumnya? |