Bangunan Bersejarah dalam Jalinan Ruang dan Waktu sebagai Media Komunikasi Antar Generasi, 2004

 |  Menu

Abstraksi

Bangunan bersejarah memang merupakan saksi bisu atas berbagai kejadian ataupun fenomena yang terjadi pada saat itu. Namun bangunan tersebut tidaklah benar-benar bisu, melainkan bangunan bersejarah tersebut dapat berkomunikasi dengan kita. Banyak hal yang dapat kita terjemahkan dari suatu bangunan bersejarah, yang dapat menambah wawasan pengetahuan kita, sebagai generasi saat ini, penerus perjuangan bangsa. Pada akhirnya bangunan bersejarah dalam jalinan ruang dan waktu yang berbeda akan menghantarkan suatu bentuk komunikasi antar generasi yang berbeda pula atas kejadian/fenomena yang telah terjadi. Itu akan menjadi pijakan kita dalam melangkah ke depan, menyongsong pembangunan yang berkelanjutan. Karena masa lalu, masa kini dan masa yang akan datang merupakan satu jalinan yang berkesinambungan. Namun apa yang terjadi saat ini adalah penghancuran besar-besaran terhadap bangunan lama/kuno yang langka dan bersejarah. Lalu, dimana generasi penerus bangsa ini akan berpijak dalam melangkahkan kaki perjuangannya? Akankah harus terjebak dalam lubang yang sama seperti generasi sebelumnya?

* Informasi lebih lanjut, dapat menghubungi penulis.

Essay Abstraction

"Arsitektur memang lebih dekat dengan sebuah karya berupa gambar. Akan tetapi, apalah arti sebuah gambar apabila tanpa ada tulisan? Karena hanya dengan karya tulis inilah akan lebih memperkaya khasanah arsitektur untuk belajar lebih baik."

 
 
   
   

| Home | Philosophy | Profile | Project | Essay | Contact

copyright reserved by choirul firmansyah  |  2007