|
“Sebagian
besar dari apa yang dibayangkan disini pada waktunya pasti akan
terjadi; karena memang demikian arah sejarah dan fitrah sebuah kota
metropolis yang tak mungkin dihindarkan. Masalahnya adalah mau
diantisipasi dan direncana-rancangkan secara pro-aktif atau tidak,
untuk mendapatkan memaslahatan dan kebersinambung-lanjutan, atau
bahkan hanya dibiarkan ‘bagaimana nanti’ saja kepada pasar atau
penentu kebijakan kota selanjutnya, yang berakibat semakin melemahnya
posisi tawar publik dan generasi mendatang, generasi penerus bangsa...?”
|